page

Showing posts with label curhat. Show all posts
Showing posts with label curhat. Show all posts

Sunday, February 12, 2012

Rahasia mahasiswa Jenius

Ku ceritakan sedikit cerita di kampusku yang sedih :( , bagaimana dengan kampusmu??? :)  semoga lebih menyenangkan. ^_^
Ini bukan sebuah kritikan atau pun ajang menyalahkan yang lain, tetapi ini yang ada di hati dan pikiran ku saat ini. Ucap maaf ku untuk orang-orang yang tersinggung setelah membaca tulisan ku ini.
Maafkan aku….
###
Banyak hal yang kutemui disini dan semakin lama rasanya tak adil bagi ku. Kenapa sich orang yang pinter itu ternyata pinter acting juga, wajibkah? contoh Seperti petikan berikut :
Pada hari itu entah apa yang di katakana dosen di depan itu kemudian orang pintar itu angkat tangan bertanya dan berkata manis tapi terakhirnya menghadap ke belakang dengan wajah akan mutah dan mengejek. Karena aku duduk di belakangnya sehingga ku tahu.
Di lain kesempatan :
Pada hari itu setelah bantu beres-beres kemudian sambil nunggu konsumsi dan ketua coordinator lewat ternyata keluar  kata-kata dari mulut orang pintar. “Eh kawan-kawan pasang muka cape’, biar cepat dapat konsumsi”. Aku yang di dekatnya hanya bisa menunduk malu.
Selain acting ada pula yang suka cari muka kalau masalah yang kayaknya berharga bagi orang pinter itu langsung di urus secepat mungkin dan walau dosen tak sempat maka harus di sempat-sempatkan tapi kalau masalah bantu-bantu na’uzubillah ku pikir urat malu sudah putus dan sel wajah sudah menjadi tembok. Karena sama sekali tak tahu bagaimana ngomongnya.
Selain itu yang aneh lagi bahan kuliah yang biasanya di berikan oleh dosen sebagai soft copy, oleh orang pintar-pintar itu di bajak ( sadis kali bahasa ku ya) di boikot, akh sama saja oleh orang-orang pintar tersebut dengan alasan : “ plesdisk kami tidak ada virus bapak/ibu” sesudah itu orang-orang yang menyerupaiku ingin minta soft kopi nya  maka di jawab “ tidak usahlah besok di fotokopi saja, siapa yang mau bahan ini satu bahan harganya Rp.XXXXX “ batin ku hah perasaan bahannya gratis dech… Bukan foto kopinya yang salah, khususnya aku terbantu dengan hard copi nya (dari pada tidak ada bahan sama sekali ), tapi harganya mahal dan juga Orang seperti aku lebih suka soft nya karena aku selalu mengotak atik catatan di laptop ku.T_T
Hari itu aku dan teman ku merasa kesulitan dalam mengerjakan tugas desain sediaan farmasi , kemudian seorang temanku bertanya kepada si pintar : “D gimana ya desain sediaan yang control release itu?” Dengan ketus, angkuh dan sombong orang pintar itu menjawab “tidak tahu kak, kakak belum selesai? Kalau mau kami mau carikan tugasnya, berani bayar berapa? “ Dengan mengangkat kepalanya itu, sambil mengangkat tasnya untuk bergegas. Temanku hanya diam saja mungkin malu, aku langsung mengajak bicara yang lain.
Ada lagi bisnisnya anak kampus yang buruk dan aku baru tahu sekarang kalau masalah iuran narikin sama kawan-kawan semangat 45, sebagai contoh saat iuran untuk nikah dosen kami.
Sampai aq malu mendengar kata-kata ini :
“Hei kamu A belum bayar, kamu Z belum bayar”. Waktu kami semua sedang diam kawan ku datang seorang, dengan nada girang orang pintar ini berkata : “Y belum bayar, bayarlah…” ( padahal orang pintar ini entah bayar atau tidak). Dan apa barang itu sampai pada mempelai atau tidak tak pernah satu pun yang memastikan. Ke pesta yang datang orang-orang pintar itu saja dan orang-orang yang menyerupaiku tak ada yang pernah di ajaknya, entah dimana salahnya. bukan iurannya yang tidak ikhlas atau aku ingin maksa ikut ke pestanya, tapi caranya ko' begitu?
Ada lagi waktu mahasiswa baru pembayaran aku yang disuruh minta-minta( sedih kali bahasanya T.T), bagusnya nagih dech, uang baju dari mahasiswa baru ke orang-orang pintar itu, sekitar ya Rp.16 juta-an dan dengan janji awal bahwa ada komisi, bukan itu sebenarnya yang ku mau. Tapi kebangetan masak tak ada kata terimakasih pun yang terucap. Aku menghitung dan mempertanggung jawabkannya dengan pas.tapi tak apalah ini pembelajaran untuk ku.
Aku tak meyesal dan ikhlas menolongnya tapi sesak jika harus setiap hari mendengar dan mendengar tingkah mereke-mereka-mereka lagi. Aku tak mau sebenarnya begini tetapi selama aku tahan semua ini sepertinya semakin merajalela dan beranak pinak. Klimaksnya adalah hari ini. Semoga ada seseorang yang dapat menyadarkannya meskipun itu jelas bukan aku orangnya. :)
Walau kalian orang-orang pintar begitu aku bersyukur pernah bertemu dengan kalian.

Sunday, February 5, 2012

Resep tahu telur ala anak kosan ^_^

Bahan :
  • 3 butir telur
  • 5 buah cabai hijau
  • 3 butir bawang merah
  • 1 butir bawang putih
  • ½ sdt garam
  • ¼ sdt gula pasir
  • Air secukupnya
  • Minyak sayur secukupnya
  • Penyedap rasa secukupnya
Tahu telur :
 kocok telur pakai garfu agar sedikit mengembang kemudian letakkan dalam mangkuk yang datar, yang sebelumnya sudah di dan di steam bersama dengan nasi di magicom.tinggal tunggu matang dech, setelah matang, angkat dan potong-potong sesuai selera. hehehe praktis khan?
Bumbu :
Cabai di potong-potong serong, bawang merah dan bawang putih di iris-iris tipis.
Cara membuat :
Panaskan sedikit minyak, setelah panas masukkan potongan cabai, bawang merah, bawang putih, masukkan garam dan gula. Setelah layu dan sedikit kecoklatan maka tambahkan sedikit air, tambahkan penyedap rasa, kemudian masukkan potongan telur dan tunggu hingga mendidih dan keluar aroma yang enak.kemudian angkat dan hidangkan.nyam-nyam... ^_^

Sunday, January 22, 2012

Apa untung nya jatuh cinta?

Keuntungan yang diperoleh adalah :
·         turunkan resiko kecanduan alkohol
Anda yang masih jomblo, mungkin akan memilih menikmati malam minggu dengan nongkrong bersama teman dengan meminum anggur atau minuman alkohol lainnya. Namun berdasarkan penelitian, diketahui bahwa seseorang yang sedang dalam hubungan asmara, lebih kecil kemungkinan mengonsumsi alkohol.

Penelitian tersebut menyatakan:
1) Empat persen orang yang telah menjalin hubungan asmara selama dua atau empat tahun, masih kecanduan alkohol,
2) Tiga persen orang yang telah menjalin hubungan asmara selama lebih dari lima tahun, masih kecanduan alkohol,
3) 12 persen orang yang sedang tidak menjalin hubungan asmara di usia 30-an, kecanduan alkohol,
4) 13,5 persen orang yang tidak menjalin hubungan asmara selama dua tahun, benar-benar mengalami kecanduan alkohol berat.
·         membuat kita awet muda
Kita semua tahu bahwa jatuh cinta dan bercinta adalah dua hal yang berbeda secara alamiah. Namun jatuh cinta biasanya sangat berpengaruh terhadap proses penuaan kita. Penelitian menunjukkan, jatuh cinta membuat kita awet muda. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Royal Edinburgh Hospital di Skotlandia, didapatkan hasil bahwa para wanita yang melakukan hubungan seks sebanyak empat atau lima kali selama sepekan, akan terlihat 10 kali lebih muda dari usia sebenarnya.

Konsultan neuropsychologist Dr. David Weeks mengatakan, pasangan yang saling mencintai, tidak hanya terlihat memiliki bentuk tubuh yang lebih baik, namun juga berpengaruh terhadap kondisi fisik dan emosional. Jadi, mungkin lain kali kita semua akan lebih memilih baby oil sebagai krim anti penuaan.
·         Cinta baik bagi wanita, buruk bagi pria?
Berdasarkan penelitian yang dilakukan English Longitudinal Study of Ageing, didapatkan hasil bahwa para wanita yang sedang menjalin hubungan asmara, akan memiliki kualitas diri yang lebih tinggi dari biasanya, namun tidak sama halnya dengan yang terjadi pada suami atau pasangan mereka, yang justru memiliki kualitas diri yang lebih rendah dari biasanya.

Meski tampaknya hal itu lebih menguntungkan bagi wanita dibandingkan pria, namun orang yang menjalin hubungan asmara akan jauh lebih bahagia dibandingkan dengan yang orang-orang yang jomblo.

Penelitian lain memberikan hasil bahwa 40 persen pasangan yang menikah mengatakan bahwa mereka bahagia, dan hanya 25 persen orang-orang yang jomblo mengatakan bahwa mereka bahagia.
·         Cinta meningkatkan kesehatan mental kita
Cinta memberikan sejumlah keuntungan bagi kesehatan tubuh kita, termasuk dapat meningkatkan kesehatan mental bagi para wanita maupun pria yang sedang menjalin hubungan asmara. Di New Zealand, sebuah tim dari University of Otago melakukan penelitian pada 1000 orang. Mereka menemukan bahwa orang-orang yang telah menjalin hubungan asmara selama lebih dari lima tahun, akan lebih kecil kemungkinan mengalami depresi maupun melakukan bunuh diri dibandingkan mereka yang jomblo. 

Penelitian lain memberikan hasil bahwa orang-orang yang menikah, memiliki level yang lebih rendah untuk mengalami depresi dan stress dibandingkan mereka yang jomblo.
·         Cinta membuat kita lebih sering berulangtahun
Jatuh cinta akan membuat kita berulangtahun lebih dari sekali dalam setahun. Namun bukan berarti kita akan benar-benar berulang tahun. Penelitian membuktikan bahwa angka kematian pria jomblo berusia 30 hingga 59 tahun, dua setengah kali lebih tinggi dibandingkan dengan pria non-jomblo!

Angka kematian para wanita jomblo juga 23 persen lebih tinggi dibanding dengan para wanita menikah. Para peneliti menyatakan, ini karena para orang yang jomblo memiliki kesehatan yang jauh lebih buruk, pendapatan yang lebih rendah, dan terisolasi secara sosial. Dukungan dari orang lain akan membantu kita menjaga kesehatan.
·         Cinta sembuhkan penyakit jantung
Mungkin hanya kebetulan saja, bahwa cinta digambarkan dengan simbol jantung. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di University of Rochester di New York, memberikan hasil bahwa hubungan asmara yang bahagia akan memberikan ketahanan jantung yang tiga kali lebih baik. Penelitian membuktikan bahwa pernikahan yang baik, akan memberikan keuntungan bagi kesehatan jantung, seperti mau berhenti merokok, menjaga berat badan, dan memperkecil risiko serangan darah tinggi.

Penelitian lain yang dilakukan di University of North Carolina, dan di Human Communication Research. Mereka berdua menemukan bahwa jatuh cinta dapat memberikan dampak positif terhadap kolesterol.

Friday, January 20, 2012

Harland Sanders pendiri KFC



Harland Sanders lahir pada tanggal 9 September 1890. Ayahnya meninggal saat dia masih berusia 6 tahun. Ibunya pun terpaksa memikul tanggung jawab lebih awal. Kondisi yang ada mengharuskan Harland Sanders menjaga kedua adik kandungnya dan belajar memasak lebih awal. Belum menginjak 7 tahun, Harland Sanders telah menjadi koki handal. Dia bekerja di sawah saat baru berusia 10 tahun dengan upah $2 setiap bulan. Dia juga pernah bergabung menjadi tim pemadam kebakaran kereta api. Pada masa – masa itu juga, Harland Sanders belajar hukum melalui koresponden.
Pada saat bekerja sebagai kuli dengan hanya mendapat upah tidak lebih dari 16 sen, Harland Sanders terus menggali kemampuannya hingga akhirnya dia memperoleh ijazah di bidang hukum. Meskipun dia sudah sering menangani kasus di beberapa pengadilan di Little Arkansas, namun dia merasa penghasilannya sangat jauh dari standar. Oleh karena itu, bagi Harland Sanders ijazah yang telah diperolehnya tidak ada gunanya.
Harland Sanders meninggalkan profesi pengacara dan membuka sebuah stand untuk servis mobil pada tahun 1929 di Corbin, Kentucky. Suatu hari, seorang penjual asongan berkata bahwa di kota ini tidak ada rumah makan yang bagus, sehingga siapa pun bisa makan di dalamnya dengan nyaman. Harland Sanders mengiyakan pendapat itu.
Dalam benaknya bergejolak keinginan untuk mendirikan sebuah rumah makan. Tidak satu pun orang yang tahu kalau komentar pedagang asongan tersebut akan menjadi satu titik yang menjalar hingga menjadi sebuah rumah makan yang tersebar di mana – mana. Rumah makan tersebut melahirkan sebuah gebrakan dalam menyajikan menu makanan tercepat. Dia berkata “Sungguh, sepintas saya pernah berpikir bahwa sesuatu yang paling mengesankan yang pernah saya lakukan di masa silam adalah memasak. Sebagaimana saya ketika menjual apa yang saya masak, maka masakan saya pasti tidak akan lebih jelek dari masakan para pemilik rumah makan yang ada di kota iní.
Harland Sanders memulai dari sebuah ruangan kecil, yaitu sebuah gudang di belakang stand pelayanan mobilnya. Harland Sanders telah mengubahnya menjadi sebuah rumah makan kecil yang menjual ayam goreng dan sayur segar. Rumah makan Harland Sanders begitu terkenal. Untuk membuka rumah makan, Harland Sanders tidak merasa kesulitan hanya dengan menutup pom bensinnya dan mengubahnya menjadi sebuah rumah makan yang ia beri nama “Café Sanders”.
Pada tahun 1930, usaha Harland Sanders semakin berkembang. Rumah makannya kini dipenuhi seratus empat puluh dua orang. Mengingat cintanya terhadap pengembangan dan pendidikan yang terus menerus dalam hal apa pun, akhirnya Harland Sanders mengikuti sebuah pelatihan tentang manajemen rumah makan dan hotel selama delapan minggu di Universitas Cornell.
Harland Sanders sangat suka ayam goreng, hanya saja tidak memakai cara klasik, yaitu dengan memakai minyak yang tidak bisa menghasilkan rasa seperti yang diinginkannya. Pada tahun 1939, Harland Sanders menemukan cara jitu untuk menggoreng ayam. Salah satu hal yang membantu penemuan barunya tersebut adalah penemuan pressure cooker atau panci bertekanan yang dapat menghasilkan ayam lezat dan segar dalam waktu sepuluh detik dengan cara dikukus di atas uap, tanpa menghilangkan rasa dan bau serta tidak menggunakan minyak. Setiap tahun, Harland Sanders selalu melakukan percobaan hingga menemukan resep spesial yang terdiri dari rempah – rempah dan bumbu – bumbu.
Pada tahun 1949, Harland Sanders menerima pangkat kolonel berkat keberhasilannya di wilayah Kentucky. Akan tetapi, Harland Sanders lebih suka dipanggil bisnisman.
Pada tahun 1953, Harland Sanders mendapat tawaran untuk menjual rumah makannya dengan harga seratus enam puluh empat ribu dolar. Meski jumlah ini sangat menggiurkan, akan tetapi Harland Sanders menolaknya. Selang beberapa tahun, tata letak kota Kentucky mengalami perubahan, sehingga rumah makannya tidak lagi strategis dan menarik pengunjung. Inilah yang menjadi sebab kenapa dia terpaksa menjualnya melalui pelelangan terbuka dengan harga tujuh puluh lima ribu dolar. Jumlah ini belum cukup untuk membayar hutang – hutangnya.
Sang Kolonel memutuskan untuk pensiun. Dia mendapatkan uang sejumlah seratus lima dolar dari jaminan sosial milik Harland Sanders sendiri dan juga milik istrinya.
Meski dengan kondisi jiwa yang remuk, akan tetapi Harland Sanders tidak menyerah. Kepada dirinya dia berkata, “Tidak ada apa pun di hadapanmu kecuali satu hal yang bisa dilakukan, yaitu menggoreng ayam. Inilah yang akan engkau lakukan sepanjang hayatmu.”
Harland Sanders menjual ayam ala KFC ke rumah makan di wilayah Outta. Hal ini memotivasi dirinya untuk menandatangani kontrak dengan beberapa rumah makan lainnya. Saat itu, dia mengambil empat sen untuk setiap ayam yang terjual.
Harland Sanders turun ke pasar – pasar untuk mempromosikan ide penjualan ayam KFC-nya, meski sudah tua dan terserang penyakit rematik.
Harland Sanders terkadang tidur di dalam mobil demi mencukupi pembayaran hotelnya. Pada suatu hari, dia mencukur rambutnya di pom bensin yang berada di sepanjang jalan sambil berkaca dan berkata pada dirinya sendiri,”Engkau harus berhasil, Harland Sanders!”
Selama dua tahun berkeliling, Harland Sanders hanya dapat memuaskan lima rumah makan saja. Dia memberi alasan kenapa hal itu terjadi dengan mengatakan, “Sungguh, sesuatu yang sulit jika Anda harus menyadarkan pemilik rumah makan, bahwa ayamnya tidak sesuai dengan standar yang diinginkan.”

Ketika usia kolonel Harland Sanders menginjak usia tujuh puluh tahun, jumlah rumah makan yang menjadi bagian dari franchise KFC-nya mencapai dua ratus tempat, di USA dan Kanada. Setelah mencapai jumlah ini, Harland Sanders berhenti berkeliling karena banyak orang yang datang ke tempat tinggalnya untuk berkonsultasi. Akhirnya, dia sepenuhnya membantu sang istri untuk meracik resep makanan yang terdiri dari beberapa jenis tanaman rempah – rempah dan bumbu – bumbu, lalu menjualnya memalui pos. Hingga sekarang, resep tersebut tidak diketahui kecuali segelintir orang yang tidak melebihi jumlah jari satu tangan.
Harland Sanders berkata, “Saat itu adalah hari – hari yang sulit, di mana saya mencampur beberapa jenis tanaman rempah – rempah dan bumbu – bumbu seperti halnya semen yang dicampur di depan sebuah bangunan. Saat itu, istrikulah yang menjadi tangan kananku yang membuat bungkusan dan menyimpannya dalam almari serta mengantarkan pesanan – pesanan.”
Pada tahun 1963, jumlah rumah makan yang berada di bawah franchise KFC-nya mencapai enam ratus tempat. Jumlah tersebut terlalu banyak dan tidak mungkin dia memikulnya sendiri. Oleh karena itu, Harland Sanders memutuskan untuk menjual bisnis waralaba KFC-nya kepada Jhon Brown Junior dan seorang milyuner Jack Mass seharga satu juta dolar. Sealain itu, darinya Sanders juga mendapat gaji setiap bulan seumur hidup sebesar empat puluh ribu dolar (kemudian mengalami kenaikan menjadi tujuh puluh lima ribu dolar) sebagai ganti dari peranannya sebagai konsultan, iklan yang telah dia publikasikan, dan jabatannya sebagai direktur utama perusahaan.
Kolonel Harland Sanders meninggal pada tahun 1980 dan dimakamkan di Louisville.
Pada tahun 1982, bisnis waralaba KFC menjadi bagian dari anak perusahaan Reynolds dan pada tahun 1986, KFC dibeli oleh perusahaan Pepsi Cola dengan harga delapan ratus empat puluh juta dolar.
Pada tahun 1995, jumlah rumah makan tersebut mencapai sembilan ribu. Pegawainya mencapai tujuh ratus lima puluh ribu orang di sembilan puluh dua negara sedunia pada tahun 2005.
Kolonel Sanders adalah sosok teladan yang selayaknya ditiru dalam hal kesabaran, tekad, dan kegigihannya meski berusia lanjut dalam kondisi sakit. Harland Sanders telah berjuang keras demi pemikiran yang ia yakini dan dia telah mampu mengembangkan sebuah kedai kecil menjadi sembilan ribu restoran sedunia bahkan lebih banyak lagi.

Saturday, January 14, 2012

Lyric song Pumped up kicks “Foster the people”



Robert's got a quick hand.
He'll look around the room,
He wont tell you his plan. He's got a rolled cigarette.
Hanging out his mouth,
He's a cowboy kid.

Yeah! He found a six-shooter gun.
In his dad's closet, with the box of fun things,
I don't even know what.
But he's coming for you, yeah! He's coming for you!

All the other kids with the pumped up kicks,
You better run, better run, outrun my gun.
All the other kids with the pumped up kicks,
You better run, better run, faster than my bullet.

All the other kids with the pumped up kicks,
You better run, better run, outrun my gun.
All the other kids with the pumped up kicks,
You better run, better run, faster than my bullet.

Daddy works a long day.
He be coming home late, and he's coming home late.
And he's bringing me a surprise.
 'cause dinner's in the kitchen and it's packed in ice

I've waited for a long time.
Yeah the sleight of my hand is now a quick-pull trigger.
 I reason with my cigarette,
Then say, "Your hair's on fire, you must have lost your wits, yeah?"

All the other kids with the pumped up kicks,
You better run, better run, outrun my gun.
All the other kids with the pumped up kicks,
You better run, better run, faster than my bullet.

All the other kids with the pumped up kicks,
You better run, better run, outrun my gun.
All the other kids with the pumped up kicks,
You better run, better run, faster than my bullet.

(Run, Run, Run,
Run. Run, Run. R-Run,
Run, Run. R-Run. R-Run,
Run, Run. R-Run. Run,
Run. Run,
Run. Run, Run, Run.)

All the other kids with the pumped up kicks,
You better run, better run, outrun my gun.
 All the other kids with the pumped up kicks,
You better run, better run, faster than my bullet.

All the other kids with the pumped up kicks,
You better run, better run, outrun my gun.
All the other kids with the pumped up kicks,
 You better run, better run, faster than my bullet.

All the other kids with the pumped up kicks,
You better run, better run, outrun my gun.
All the other kids with the pumped up kicks,
You better run, better run, faster than my bullet.

All the other kids with the pumped up kicks,
You better run, better run, outrun my gun.
All the other kids with the pumped up kicks,
You better run, better run, faster than my bullet.


Friday, January 13, 2012

Kumbang dan kembang

Ku berjalan pada sebuah taman
Bertaburan aneka kembang
Dengan ber aneka bentuk dan warna serta
Dengan berbagai wewangian

Kemudian  serombongan kumbang
Yang datang bak pangeran
Mendekat dan memilih-milih bunga
Diiringi sinar mentari

Kumbang bertaburan dan
Kembang pun hanya menunduk malu
Bergoyang seanggun mungkin
Di terpa oleh hembusan sang bayu

Kumbang dan kembang menyatu

Tuesday, January 10, 2012

Cinta pertama ku di bawa

Pada suatu hari aku sedang menonton Tv. Hari itu sangat panas, makan, nonton dan segelas es tea manis, lengkap dan nyaman dech. Kebiasaan buruk ku setiap habis dari mana pun malas ganti baju tapi aku tidak pernah lupa cuci tangan, kaki dan muka itu wajib. Hari itu aku di rumah sendiri,ayah dan ibu pergi ada acara di rumah saudara. Orang tua ku  punya sebuah toko di samping rumah.

Di saat aku masih asyik dengan tontonan ku tiba-tiba ada mobil truk berhenti di depan rumah. Aku pikir hanya orang mau belanja. Tapi, ternyata anak buah oom yang baru, aku tidak tahu namanya jadi aku bingung.

“ada apa?”Tanya ku asal.
“Di suruh beli seng non yang sembilan parit”jawabnya.
“siapa yang suruh?” Tanya ku lagi.
“Bos non”jawabnya ngeledek
“ambil sendiri di gudang”
“males aku mau ambil yang ini saja”
“Dasar.”umpat ku
Saat dia mau masuk dan aku geser dia tersenyum manis banget.
Senyum di wajahnya yang putih, bersih dan mempesona.aku baru menyadari itu walau beberapa kali aku pernah bertemu dengannya.
“hei…wah diem saja ada yang salah non?”
“Eh ngak kok…Cuma lagi mikir”jawab ku malu.
J
“Aku ngak tahu harganya”kata ku cepat.
“Harganya Rp.40.000 tadi sudah di pesan”
“O… awas saja kalau salah”
“Iya-iya sama calon pacar sendiri kok ngak percaya. He…”
“Hus ngwur kamu” kata temannya
Aku Cuma diem Z
“dasar ini cwok berani sekali bicara seperti itu sama aku”ucapku dalam hati

Dia pergi setelah meninggalkan uang itu, saat tangan dia menyentuh tangan ku…
Degh.. desiran hati ku. Setelah kejadian itu aku kepikiran wajah itu. Wajah yang telah memaksa ku jatuh cinta pada pandangan pertama. Jatuh cinta yang tak jelas kenapa begini.aku selalu berfikir agar ketemu dia terus dan selalu menyebut namanya. Tapi, namanya saja aku belum tahu. Aku mau Tanya langsung sama oom malu. Jadi dia itu kerja dalam masalah pembayaran, Saat anak buah ayah panen, mereka langsung aku suruh pulang agar aku saja yang nimbang siapa tahu bisa bertemu dia lagi, he…
Khan… bener ketemu lagi tapi biasanya anak buah oom itu pada rese’. Ganggu mulu.
Tapi dia diem saja.wuih jadi tambah kagum. J….

Malam itu aku ada janji dengan temanku untuk belajar kelompok di rumah.baru pukul 07:00 di depan rumah ada motor di berhentikan yang punya.
“An temennya sudah datang”kata Ibu
“Assalamu’alaikum…”
“Wa’alaikum salam..eh…masuk”kata ku gugup karena yang datang anak aneh itu
“Iya makasih.”
Setelah duduk. “Ayah ada?”
“Iya ada tapi lagi nonton sama ibu. Mang ada apa? Nanti aku sampaikann. Atau mau di panggilin bentar?”
“Ngak Cuma mau antar uang tadi”
“O….. Kalau masalah uang sini juga jago lho!he…”
“Berapa?”
“Rp.374.000 ne sama ceknya ada kembalian Rp.1000?”
“Nanti dulu ya?” setelah ku tinggal sebentar ke belakang.
“Ne… “ (setelah tangannya dekat…)
“Eits…ngak ngenalin diri dulu? Masak curang di situ dah ada nama ku terus…”kata ku
“Tanya saja sama oom?”
“Ngak ah nyebelin….”
“Minta no Hp dounk?”
“Ngak ah nama?”
Cha jangan kayak ghetto dounk?”
“Tanya saja sama oom?” kata ku
“Ko’ dendam sich?”
“Biarin”
“Oks”
“Antonio cukup panggil Anton”
“Oks ne no ku 085266327007”
“No qm?”
….
Setelah itu aku baru tahu tulisan dia bagus. Pantas Oom mau dia kerja di rumah.
 “Pulang dulu ya? Masih nunggu temennya khan?”
Aku hanya mengangguk
“Sayank sudah ma’em?” Tanyanya sebelum berdiri.
“Sudah.”jawab ku tak sadar.
“Kapan-kapan kita ketemu di luar ya?, Aku tunggu di danau ya?”
“Tahu juga tempat itu?itu khan di dalam? Terus kamu khan orang baru di sni?” Tanya ku bertubi-tubi
“Tahulah kamu kalau lagi nangis atau Cuma suntuk doank kamu sering duduk di situ khan sampe berjam-jam entah apa yang kamu pikirin. Sabtu kemarin datang juga khan?”
“Hah! Ko’ tahu?”
“tidak penting. sabtu depan datang ya aku temenin”
“Insya allah, tidak janji lah”
“Pulang dulu bu…”pamitnya
Setelah itu aku mengantarnya keluar dari pintu
“Jangan lupa ya?assalamu’alaikum.…”
“wa’alaikum salam...”
Setelah itu dia menghilang tertutup kabut malam itu.

Beberapa saat kemudian temen-temen ku datang dan kami belajar malam ini dengan meengerjakan tugas matematika dari bu Astri yang susah bwanget tapi aku tetep semangat malam itu. Malam itu aku tak bisa memejamkan mata dan mata ini terasa tak kenal kantuk. Padahal aku besok harus tes perguruan tinggi di sekolah. Karena sebentar lagi ujian nasional. Aku coba tuk belajar tapi otak tak nyambung-nyambung dan hanya wajah itu yang terbayang.
“sebal….. ada apa sih dengan ku ini?” umpat ku

Sampai pagi subuh ibu ngetuk pintu untuk sholat subuh aku belum juga memejamkan mata. Selesai sholat Alhamdulillah aku sudah agak bisa melupakan wajah itu walau hanya sesaat karena pagi itu ayah menyuruh ku mengambil buku bulanan ayah di rumah oom. Terpaksa pagi-pagi yang dingin ini aku ke rumah oom. Sesampai di sana dia belum bangun aku kaget bwanget waktu melihat dia di ruangan oom masih tertidur di kursi. Aku mau bangunin tapi takut, tiba-tiba oom datang.
“Anton  dah sholat subuh belum?”kata oom sambil bangunin dia
“udah pak”jawab nya kaget
“maaf pak ketiduran”
“Iya ngak apa-apa, tu Cha mau ngambil buku bulanan ayah nya”
“eh, ada kamu? Sudah lama?” Terkejut tampaknya
Aku Cuma mengangguk, pengen rasanya aku menanyakan kenapa dia ngak bisa tidur. Sama kah dengan yang aku rasakan???
Setelah di kasih bukunya aku langsung pamit pulang.

# # #


Di sekolah aku uring-uringan lagi dengan temen satu genk ku mereka egois bwanget menurut ku. Mereka nyebelin dan ngak sehati lagi dengan ku. Sepulang sekolah aku inget hari ini hari sabtu jadi aku langsung ke danau.Ini sudah menjadi kebiasaan jadi ibu  tidak khawatir jika aku pulang sedikit terlambat. Aku menunggu lama tapi batang hidung orang itu ngak muncul juga. Aku ngak bisa lagi nahan tangis ku yang dari tadi ingin tumpah tapi aku tahan dengan memikirkan dia eh ternyata dia juga sama saja tak peduli dengan ku.aku menangis sebisa ku sambil melempar batu-batu kecil ke dalam danau.

Di saat aku mau melempar batu lagi da seseorang yang lebih duluan melempar ke danau
“47”kata orang itu memang benar batu itu terlempar yang ke 47
“kamu..”kata ku sambil menyeka air mata ku
“iya,masih mau nangis lagi??”
“Aku bersedia kok meminjamkan dada ku”
Tanpa berfikir lama aku langsung memeluknya. beberapa saat baru aku melepaskannya.
“eh maaf dan makasih ya” kata ku sambil memandang lekat di wajahnya.
“wah takut nich di marah tuan”katanya meledek
“is… nyebelin”
“sudah agak baikan?”
“ehm”aku merapikan poni ku yang berantakan
Cha… boleh nanya ngak?”
“Apa?”
“nama kamu khan Tiara fitrianti dari mana dapat nama Cha? Terus kayaknya kamu senang sekali dengan panggilan itu?”
“itu nama alm kakakku, sudah lah tidak mau cerita itu”
“ow… bukannya kamu anak pertama?”dia masih mendesak
“iya, terus….”
“ya sudahlah kalau begitu. kenapa tadi nangis lagi? Masalah sama cowoknya?”
“sekarang khan sudah ngak nangis? ngak ada cowok” kataku cuek
“ow…”
“katanya mau pulang ke lampung. Kapan?”Tanya ku mengalihkan pembicaraan.
“belum tahu, masih takut ninggalin kamu”
“Kenapa?”
“ngak ada”
Setelah itu kami bercanda sampai sore. Aku di antarnya pulang.
Sesampai di rumah aku tidak cerita apa-apa dengan ibu seperti biasanya.

# # #


Sabtu selanjutnya bertemu dia lagi……
Sabtu berikutnya pun bertemu dia lagi….
Serasa hari ku adalah hari terbahagia
Perayaan kelulusan ku….
Sekarang kami sudah jadian …..
Hari –hari terindah ku….
Cinta pertama ku…
Pacar pertama ku…..
Sayang ku dan setia ku……
# # #

Siapa pun tak ada yang tahu kecuali danau ini yang menjadi saksi hari-hari ku denganya. Setiap kami ingin ke danau pasti kami datang sendiri-sendiri Sekarang aku sudah kuliah di suatu pergurun tinggi swasta. Tiap bulan aku sempatkan untuk pulang hanya sekedar ingin memandang wajahnya dari kejauhan dan hari sabtu baru lah bertemu. Hari kamis depan aku berencana untuk pulang lebih cepat aku ingin nyiapin untuk ulang tahun jadian ku yang pertama aku sangat semangat untuk menyiapkan semuanya. Kamis sore aku sudah sampai di rumah dengan naik travel mas Dani dari Kota, kebetulan dia langganan ku dan juga akrab dengan keluarga ku.
“mas, ibu tahu Cha pulang hari ini?”Tanya ku di tengah perjalanan
“iya tahu lah”
“di rumah minggu-minggu ini ada acara tidak mas?”Tanya ku lagi
“kayaknya ibu mu kemarin pesan makanan banyak untuk hari sabtu”
“ada acara apa?” Tanya ku penasaran.
“tidak tahu Cha
Setelah itu mas Dani hanya diam dan aku menikmati music favorite ku yang di putarnya
“ibu hari sabtu ini ada acara apa sich?”Tanya ku setelah mandi dan duduk di kursi.
“ngak ada acra apa-apa kok”
“Khan….mas Dani tadi bilang begitu”
“pasti kamu yang nanya. Memangnya kamu mau ada acara apa? Sampai pulang secepat ini?”
“Cuma mau liat kerja anak buah ayah kok”jawab ku asal
“anak buah ayah atau anak angkat oom?”Tanya oom ku tiba-tiba
“ngak kok.”(“hah!Anton di angkat anak sama oom???”ucapku dalam hati)
Aku langsung menghambur pergi. Aku tak memikirkannya lagi.

Aku pergi ke pasar untuk membeli sepatu sport dan raket yang sudah lama di idamkannya aku bela-belain beli dengan uang hasil keringat ku sendiri dari hasil kerja dengan oom juga sich J.  padahal aku bisa dengan mudah meminta barang itu untuk di belikan oom, ayah atau pun ibu. Kemudian aku berusaha bikin kue tart sendiri dan hasilnya tidak terlalu buruk kok. Aku seneng bwanget ingin rasanya langsung pamer sama dia. Pasti dia seneng. Malamnya aku ngak bisa tidur lagi semalam suntuk.

 Pagi subuh sebelum ibu bangunin, aku sudah bangun duluan setelah sholat langsung membersihkan rumah, sampai-sampai ibu kaget waktu dia bangun aku sudah selesai menyapu dan mulai mengepel. Setelah itu aku memasang pernik-pernik di dinding. Hari ini di rumah hanya ada aku. setelah semua beres aku mandi dan mengambil motor ku aku ke danau sebelum itu aku ke rumah oom untuk memberitahukan nanti malam aku undang ke rumah. Setelah lama di danau dia datang dengan membawa setangkai mawar dan sebuah kado yang aku sangat suka dan bahagia. Ternyata dia juga tidak lupa hari jadian kami. Pengen rasanya aku mengundang dia sendiri ke rumah tapi aku pura-pura lupa saja biar dia ke rumah dengan oom, hari itu kami hanya bercanda dan seperti biasanya dia nannyain bulan ini bagaimana kuliahnya dan sebagainya.

Malam datang aku takut sebenarnya, aku gugup dengan diriku sendiri setelah sholat magrib aku mengunci diri di kamar. Aku bersiap-siap dengan gaun putih dari nya dan aku memoles wajah ku sedikit agar terlihat cantik dan natural (bahasanya padahal biasanya cowok banget) . Di saat aku masih membayangkan apa yang akan terjadi aku mendengar suara mobil oom parkir.aku kaget saat ibu mengetuk pintu.
Cha tamu sudah datang”
“iya bu”
“suruh masuk tamunya Cha” suruh ibu.
“hanya om Riz dan keluarganya kok bu”jawab ku.
“assalamu’alaikum…”
“wa’alaikum salam…masuk…” ibu mempersilahkan.
Sekarang ibu yang merasa bingung.
“lho Cha bukannya kamu ultah nya bukan bulan ini, ini ada acara apa?”Tanya tante
Aku hanya tersenyum setelah semua duduk dan Anton duduk di samping ku semakin mereka bingung.

“baik Cha mau bilang kalau hari ini ulang tahun jadian Cha dengan mas Anton yang tahun pertama. Maaf kalau selama ini Cha ngak pernah cerita”kataku sampai rasa nya aku mual antara seneng deg-deg an bercampur takut.untung Anton di samping ku menahan tubuh ku dan semakin erat memeluk tubuh ku seakan dia tahu yang aku rasakan.
“jadi kalian selama ini pacaran?”Tanya om Riz
“bener begitu?”sambung ayah
“iya pak, ibu dan adik maafin Anton semua ini Anton yang salah”jawab Anton
Aku ngak nyangka kalau dia mau melakukan itu. Dan aku pikir ayah dan ibu serta om dan tante ngak setuju.
“ow… ya sudah lah kapan ini mau mulai acaranya??”suara ayah tiba-tiba dan oom hanya mengangguk dan tersenyum.
“jadi?”kata ku
“selamat ya anak ku yang bandel”kata ayah ku sambil megang kepala ku dan ibu memelukku serta om dan tante yang juga memelukku bergantian dan yang terakhir Mila anak tunggal om Riz serta mereka juga menyalami Anton.

Setelah itu Sri (tetangga sebelah) mengeluarkan kue buatan ku. Aku dan dia memotong kue. Suapan pertama aku dan dia. Setelah itu aku nyupin ayah dan ibu dan Anton suapin ayah dan ibu nya serta adiknya baru sebaliknya pokoknya smuanya dapat suapan.

Malam ini pokoknya aku bahagia keluarga itu berbincang-bincang sambil menonton tv sedangkan kami di bebaskan untuk berdua saja dan malam itu mereka menginap di rumah jadi aku bisa dalam pelukannya semalaman. Ayah dan ibu Anton di kamar adikku sedang adiknya tidur di kamarku bersama sri. Kami di ruang tamu mereka membiarkan kami di situ karena waktu mereka selesai ngobrol sudah jam 1 dini hari dan di sofa itu mas Dani juga tidur jadi kami ngak akan macam-macam. Pagi subuh aku bangun aku kaget masih di peluk dia.
“met pagi sayang”kata nya manis
“hah! Pagi juga cinta”
 “lho mas ngapa kami di biarin tidur di sini?”
“tapi kan Cha?”
“sudah lah mas ngak apa-apa aku seneng kok”kata Anton dengan senyum manisnya
“tapi kan…”kataku
“sudah sini ku peluk lagi”potongnya
“his mandi sana sholat subuh lagi”kataku
“iya la sayang. I love you”katanya sambil mengecup kening ku.
“I love you too”
“yuk mas ke belakang.”

Setelah itu Aku masuk ke kamar untuk menyediakan baju buat dia dan aku sengaja menaruh kado ku di atas baju itu.
“yank, ini kado apa?”
“sudah buka saja”kataku sambil meninggalkannya untuk mandi.

Ayah, ibu, tante, oom n adik-adik ku sudah pada sibuk dengan urusannya masing-masing, mereka sudah tidak ada di rumah itu saat aku selesai mandi.

“besok aku pulang ke kost besok sore ada rapat”kataku saat sarapan bersama nya.
“kapan maen bareng pakai peralatan baru,sayang?”ledeknya
“bagaimana kalau nanti sore?
“boleh, sayang. aku pergi antar adikku pulang dulu ya...”
Setelah itu dia pergi dan kembali sebelum ayah pulang. Kami hari itu maen di depan rumah dengan sangat bahagia.
# # #

 Paginya aku siap-siap untuk pergi dengan mas Dani,ayah sudah pergi kerja tinggal ibu yang nemenin. Aku masih menunggunya di kamarku. Ini pertama kalinya dia terlambat sampai 2 jam. Aku tak sabar lagi aku telephone ke hp nya tidak aktif. Aku rasanya ingin nangis ngak pernah dia sekali pun hp nya  tidak aktif tanpa pemberitahuan. Tiba-tiba Mila datang ke rumah dengan menangis dia ke rumah dengan naik motor tidak di antar Anton.
“lho dik kenapa?”Tanya ku takut-takut
“mbak. Mas Anton mbak”katanya terbata-bata.
“kenapa?, mas Dani antar kami ke rumah Anton sekarang.”kataku tanpa berfikir apapun. Yang aku tahu telah terjadi sesuatu dengan orang yang aku sayang.
Setelah sampai di rumah aku kaget sumpah kaget…..
God…..
Hati ku hancur aku tak sanggup. Aku tak tahu harus bagaimana aku masuk ke kamar dia dan aku dapati fotoku terpajang di setiap sudutnya dan aku di situ menangis sebisa-bisa nya ibunya yang mengikutiku ke kamar dan sambil menungguin ku beliau pun ikut menangis. Aku mual aku ngak tahu musti bagaimana. Aku lost…. Aku tak mengingat apa-apa lagi,…
Aku tak sadar,
Aku sadar lagi aku memanggil namanya tapi tak lagi dia yang menjawab sekarang ibu ku yang memelukku dan membantuku untuk tegar setelah aku tenang sedikit aku di bimbing ibu ku mendekati tubuh terbujur kaku itu. Aku menciumnya dengan cinta beberapa kali aku bener-bener cinta sama dia. Aku memandanginya berharap dia mengatakan cinta lagi kepada ku aku memandangi nya lama sekali dan menciumnya dengan perasaan yang dalam kepadanya untuk yang terakhir.

            Setelah pemakaman itu aku sama sekali tidak melakukan apa-apa aku sakit. Aku terpukul, aku shock. Aku ngak mau pulang aku selalu di kamar dia. lagian rumah oom dan semua orang tahu.Aku tak keluar rumah sama sekali setiap aku berusaha keluar semua orang seakan merasakan beban ku. Aku keluar kalau tahlilan saja bahkan aku ngak mau makan. Aku seakan mengiinkan dia di sini saat ini. Malam ini malam ke 100 hari nya aku masih belum bisa kehilangan dia setiap do’a ku hanya untuk dia. Seakan dia ngak pernah pergi dari sini semua orang pilu.setiap orang ingin bicara dengan ku. Aku langsung masuk ke kamar dia lagi.

            Setelah sudah beberapa minggu aku baru pulang ke kota dan sedikit banyak aku bisa melupakannya meski tak secepat itu. Apalagi aku sekarang dekat dengan anak chiness itu,awalnya tak ada perasaan apa-apa, tapi dia begitu sabar menghadapi sikap ku yang masih labil dan penuh emosi. Semoga Anton mendapatkan tempat yang indah di surga. Amin.

Setelah aku siap sebelum china pergi ke balik papan dia sempat ikut aku pulang dan semua orang senang dan bahagia. Mereka tidak lagi mempermasalahkan antara suku kami dan juga agama yang lebih penting semua pengorbanan ku selama ini tidak sia-sia.
Tuhan lindungi lah dia selalu dimana pun dia berada dan jaga lah selalu hati serta raganya, semoga ini adalah jodoh ku ya alloh,amin.